Contoh penggunaan rumus HLOOKUP dan VLOOKUP di Ms. Excel

Pada artikel kali ini kita akan melanjutkan pembahasan artikel sebelumnya yang berjudul Penjelasan rumus VLOOKUP dan HLOOKUP pada Ms. Excel tentang penjelasan umum rumus LOOKUP dan untuk lebih memperjelas kembali kita akan berikan contoh penggunaan masing-masing rumus diatas.

CONTOH RUMUS HLOOKUP

pada contoh kasus berikut kita akan mencoba menggunakan rumus HLOOKUP untuk mencari nama kota berdasarkan kode plat nomor kendaraan. Perhatikan gambar tabel dibawah ini!

Penggunakaan rumus hlookup dalam ms. excel

Gambar 1 : contoh penggunaan rumus hlookup

dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa ada dua buah tabel yaitu tabel utama dan tabel referensi. Tabel utama merupakan tabel inti yang akan digunakan dalam pelaporan sedangkan tabel referensi merupakan tabel yang berisikan data tetap yang digunakan sebagai referensi dari tabel utama.

Untuk mengambil data nama kota di tabel utama maka kita perlu menuliskan rumus seperti berikut ini

=HLOOKUP(C7,$G$6:$K$7,2,FALSE)

Penjelasan rumus :

  1. C7 adalah lookup_value : merupakan kode kunci yang digunakan sebagai penanda untuk mengambil data dalam tabel referensi. dalam kasus diatas C7 bernilai AB.
  2. $G$6:$K$7 adalah tabel_array : tabel array merupakan alamat tabel referensi data. Tanda dolar ($) di setiap awal huruf merupakan tanda bahwa alamat tersebut bersifat statis. Artinya jika dilakukan copy data pada cell lainnya alamat tersebut tidak akan berubah.
  3. angka 2 adalah row_index_num :  seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa row_index_num merupakan alamat baris yang akan kita ambil datanya. Dalam kasus diatas alamat baris yang akan diambil datanya adalah baris ke-2 sehingga kita memberikan angka 2 pada rumus.
  4. nilai FALSE adalah range_lookup : nilai false dalam rumus diatas berarti bahwa kode kunci dalam hal ini adalah kode plat nomor haruslah sama persis agar dapat menghasilkan nilai balik.

CONTOH RUMUS VLOOKUP

untuk lebih mudah lagi memahami perbedaan antara penggunakan rumus hlookup dan vlookup, kita akan menggunakan kasus yang sama dalam contoh penggunaan rumus vlookup. Perhatikan gambar tabel dibawah ini!

Contoh penggunaan rumus vlookup dalam excel

Gambar 2 : Contoh penggunaan rumus vlookup

Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa yang membedakan antara penggunaan rumus hlookup dengan vlookup adalah bentuk tabel referensinya. Untuk rumus vlookup ini tabel referensinya berbentuk vertikal, dan tabel ini yang biasanya umum digunakan.

Untuk mengambil data nama kota di tabel utama maka kita perlu menuliskan rumus seperti berikut ini

=VLOOKUP(C13,$F$9:$G$13,2,FALSE)

Penjelasan rumus :

  1. C13 adalah lookup_value : merupakan kode kunci yang digunakan sebagai penanda untuk mengambil data dalam tabel referensi. dalam kasus diatas C7 bernilai AB.
  2. $F$9:$G$13 adalah tabel_array : tabel array merupakan alamat tabel referensi data. Tanda dolar ($) di setiap awal huruf merupakan tanda bahwa alamat tersebut bersifat statis. Artinya jika dilakukan copy data pada cell lainnya alamat tersebut tidak akan berubah.
  3. angka 2 adalah col_index_num :  seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa col_index_num merupakan alamat kolom yang akan kita ambil datanya. Dalam kasus diatas alamat kolom yang akan diambil datanya adalah kolom ke-2 sehingga kita memberikan angka 2 pada rumus.
  4. nilai FALSE adalah range_lookup : nilai false dalam rumus diatas berarti bahwa kode kunci dalam hal ini adalah kode plat nomor haruslah sama persis agar dapat menghasilkan nilai balik.

Untuk mendownload artikel diatas dalam bentuk file pdf silahkan klik link dibawah ini :

Sekian penjelasan contoh penggunaan rumus VLOOKUP dan HLOOKUP dalam microsoft excel dan semoga tutorial ini bisa bermanfaat bagi semua. Jika ada pertanyaan silahkan tulis pada komentar dibawah. Dan jangan lupa sertakan link blog ini sebagai bentuk penghargaan bagi penulis jika akan mengcopypaste artikel ini dalam blog anda.

10 thoughts on “Contoh penggunaan rumus HLOOKUP dan VLOOKUP di Ms. Excel

  • 06/09/2018 at 09:39
    Permalink

    mantap mass
    di contoh orang lain ga bisa tapi pas liat contoh mas berhasil
    makasih banyak mas
    *****

    Reply
    • 04/11/2018 at 13:56
      Permalink

      sama-sama mas.. semoga bermanfaat.. mksh

      Reply
  • 14/11/2018 at 11:38
    Permalink

    Alhamdulillah lancar, meskipun sedikit contoh tapi bermanfaat sekali.

    Reply
    • 21/12/2018 at 04:59
      Permalink

      makasih banyak mas atas kunjungannya

      Reply
  • 20/12/2018 at 20:01
    Permalink

    Penjelasan detail ga berbelit belit….. Terima kasih sangat membantu sekali pak….

    Reply
    • 21/12/2018 at 04:58
      Permalink

      makasih banyak.. semoga bermanfaat

      Reply
  • 04/01/2019 at 09:59
    Permalink

    Mau tanya pak kenapa terkadang rumus vlookup dan hlookup ada yg menggunakan true dan ada yg menggunakan false,, sebenernya apa sih perbedaannya, jika rumus di atas saya ganti true kira2 berhasil ngga rumusnya

    Reply
    • 13/01/2019 at 23:10
      Permalink

      nilai TRUE itu untuk nilai yg tidak eksak (mendekati) nilai FALSE itu untuk nilai pasti dari nilai kunci yang akan digunakan sebagai lookup value. artinya kalau kunci (lookup value) nilainya itu pasti tidak maka gunakan false, kalo nilainya mendekati, misal nilai yg akan digunakan sebagai lokkup value menggunakan angka koma maka bisa digunakan true. tp saran saja, biasanya kalau untuk penggunaan rumus lookup akan lebih sering menggunakan nilai FALSE.
      terimakasih. semoga membantu.

      Reply
  • 06/01/2019 at 17:47
    Permalink

    makasih mas .,mudah dimengerti wlaupun tetp masih ngeliat contoh diatas kalo ada soal yang beda ..minta contoh biar bisa di sisipkan gambar dong maksudnya menyisipkan gambar denga v/h lookup// trimmmksh

    Reply
    • 13/01/2019 at 23:06
      Permalink

      sama-sama mas.. siap insya Alloh nanti kami coba siapkan artikelnya..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *